Otak remaja mengalami perkembangan bersamaan dengan bagian-bagian tubuh lainnya. Para ahli menemukan bahwa hampir dua kali koneksi sinaptik dibuat namun tidak digunakan (Huttenlocher & Dabbolkar, 1997). ‘’ Synaptic connectivity refers to the ensemble of direct chemical and electrical connections between neurons ’’( https://link.springer.com/ ) Jadi, koneksi sinaptik dilansir dari halaman https://link.springer.com/ adalah seperangkat koneksi kimia dan listrik diantara sel saraf. Koneksi yang digunakan diperkuat dan tetap bertahan, sementara koneksi yang tidak digunakan diganti oleh jalur lain atau menghilang. Sehingga, dalam istilah neurosains, koneksi-koneksi ini akan ‘’dipangkas’’. Hasil dari pemangkasan ini adalah pada akhir masa remaja, seseorang memiliki ‘’koneksi neuro yang lebih sedikit, lebih selektif, dan lebih efektif dibandingkan ketika...
Kaitan Perilaku Negatif Remaja SMA dengan Pola Asuh Orang Tua Hi readers, are you okay today ? Berbicara tentang remaja, rasanya terkesan seolah tak ada habisnya. Kadang kita heran kenapa dari sekian ratus jumlah remaja, mereka begitu berbeda-beda karakternya terutama ketika berada di lingkungan sekolah. Kadang kita melihat remaja itu sebagai seorang yang sering bolos, seorang yang suka merokok saat jam pelajaran, seorang yang suka ceplas ceplos kalo berbicara di kelas, seorang yang apabila ditanya ini itu justru malah diam saja, dan lain sebagainya. Kadang kita mudah saja melabeli remaja tersebut, tanpa kita sadari bahwa mereka juga sama seperti kita. Bersikap abcdefgh ketika bekerja, juga karena ada banyak latar belakang di balik sikap yang kita tampilkan, mungkin karena pengalaman masa lalu salah satunya, mungkin karena sedang memiliki masalah, dan lain sebagainya. Siswa pun demikian, mereka malas-malasan belajar, ogah-ogahan bahkan terkesan remaja yang nakal, juga karena ada...
Orang normal itu yang bagaimana ? Hello readers J Hopefully you doing good as always, aameen… Rasanya ketika kita lagi ngobrol-ngobrol dengan teman, keluarga, atau siapapun itu sering mengucapkan kata ‘’normal’’, misal seperti ‘’sikapnya kok berbeda dengan orang kebanyakan ? kayanya gak normal deh’’ atau ‘’orang itu kok pakaiannya compang-camping, terus ekspresi wajahnya terlihat aneh, apa orang itu bener gak normal ?’’ Yup ! hal-hal semacam itu ya, normal , normal , dan normal . Kalau kita coba resapi, sebenarnya, normal itu apa ? Tunggu sebentar, normal disini kaitannya dengan ‘’perilaku orang’’ ya. Lalu perilaku orang yang normal itu yang seperti apa ? Nah, dalam buku Wiramihardja (2015) : 11, menurut Kilander yang seorang ahli kesehatan mental, orang yang normal adalah orang yang memperlihatkan kematangan emosional, menerima realitas, bisa bekerja sama dan bisa hidup bersama dengan orang lain, serta memiliki filsafat hidup yang menjaga dirinya ketika komplikasi-komplikasi...
Komentar
Posting Komentar